Minggu, 09 Maret 2014

"Ibu" dan "Ayah" Kenapa Aku tak pernah bicara tentang kalian disini?

Kenapa ya??
Sederhana-kah alasannya? atau rumit-kah?
Apa aku punya alasan yang berjibun dan menguras hati?

Jawabannya sederhana, nggak menguras air mata juga-kok
simple banget....
Just a sentence to show my feel
Dan ini tak ada hubungannya dengan, apakah aku marah atau kecewa dengan mereka

Tidak, tidak seperti itu hanya....
Seperti inilah...

Aku selalu menolak untuk memikirkan tentang mereka atau menulis sesuatu yang berhubungan dengan mereka
Terlalu banyak hal yang....yang...akan membuatku merindukan mereka
Aku benci mendapati diriku sendiri menangis untuk sesuatu yang tidak boleh aku lakukan

Buatku, sering menerima telepon mereka hanya akan membuatku semakin lelah
Lelah berpikir bahwa sekarang Aku sendiri ada di tempat yang bukan Rumahku

Jika, Aku ingin memikirkannya, tentu Aku merindukan mereka, cerewetnya Ibuku, Galaknya Ayah,
Tapi Aku tahu, berpikir tentang mereka yang ada disana
Tak akan membuatku maju....

Jadi, Aku selalu memilih tema yang jauh dan berbeda tentang masalah orang tua
Tapi kalian tahu, Ayah dan Ibuku pasti juga akan memilih untuk tak
terlalu mengkhawatirkanku yang ada di sini,

What they thought just as simple as me....
Love you Dad,
Love You so much Mom,

Sincerely, Your Kids

Kamis, 06 Maret 2014

Surat untuk Dia


Hai,
Kamu baik-baik aja?
Kamu bisa sholat-kan?

Kamu sedang apa?
Apa kamu sedang menunggu?
atau Kamu sedang bersama seseorang?

Aku ingin mengatakan sesuatu...
Aku masih disini
Aku sekarang sedang berusaha menjadi wanita yang lebih baik lagi

Baik untuk Kamu,
Baik untuk keluarga Kamu.
Baik untuk anak-anak kita,
dan Baik untuk menjadi yang halal untuk kamu

Apa kamu sedang berusaha juga untuk menjadi yang baik untuk Aku?
Atau kamu masih sibuk dengan dunia kamu sekarang?
Tidak-kah kau merindukan Aku?

Kenyataannya tak apa jika kau masih belum baik, tak apa jika kau sedang bersama yang lain
tak apa jika kau tak memikirkanku
tak apa jika kau tak berpikir itu aku
bagiku itu tak masalah...

Tapi Aku berharap jika memang waktunya nanti kita bertemu
Kau bisa menjadi yang seutuhnya utuhku...

menjadi Partner hidupku....
wait here...:)

Sabtu, 01 Maret 2014

"Keadilan" Itu hanya Sebuah Kata

Apa yang kalian tahu tentang keadilan?
sebuah titik dimana kita menyebut itu adil? titik seperti apa itu?
titik yang memberatkan tersangka? atau membela korban?

Ada saat dimana aku melihat ketika keadilan berbicara dimana seorang penjahat yang benar-benar bersalah dibebaskan, dan pada titik yang lain tertuduh yang tak bersalah malah dihukum mati
apa yang terjadi?? pada dunia ini?

Dimana keadilan yang tak pandang bulu?
kenyataannya kita bisa melihat bahwa banyak kasus yang selalu memenangkan si "Penguasa"
padahal tidak selamanya penguasa melakukan hal yang benar
ketika "keadilan" harusnya menjadi sebuah titik aman bagi semua pihak yang berada dalam kondisi yang sulit
malah menjadi pencekik bagi mereka si "kecil"

Inilah kenyataan yang harus kita terima di jaman sekarang ini, ketika "keadilan" tak lagi menjadi pelindung tapi malah menjadi kawat berduri bagi si "kecil"

Bahkan, pengacara yang mau membela si tertuduh juga tidak lagi membela karena benar tapi karena uang
Kenyataan ini, adalah benar adanya

Ketika sebuah keadilan hanya menjadi kata pendukung dari lembaga peradilan

Sabtu, 22 Februari 2014

Egois itu bukan hal jahat


jadi, egois itu bener atau salah sih?
Egois, itu adalah sifat dasar manusia untuk mementingkan dirinya sendiri diatas orang lain
suka gak suka, mau atau tidak setiap dari kita memang memiliki sifap yang satu ini

namun masalahnya sekarang adalah, bagaimana kita bisa menempatkan sifat yang satu ini, pada tempat yang benar agar tidak ada yang merasa dirugikan oleh pilihan kita

Percayalah, bahkan orang yang paling baik didunia ini-pun pernah menjadi egois, kalau kamu bersyukur, tempat kamu nggak kena bencana dan sementara kamu melihat tempat lain terkena bencana, itu sudah merupakan satu bentuk keegoisan,

Egois, memang dibutuhkan manusia, kalau kamu gak egois, kapan dong kamu mikirin diri kamu sendiri?
Setiap orang butuh saat dimana mereka memikirkan tentang diri mereka sendiri, karena
hal ini diperlukan oleh setiap orang untuk bertahan hidup...

Memikirkan orang lain diatas kebutuhan diri sendiri memang hal yang bagus, tapi kalau gak ada yang mikirin kita gimana dong?

Ya, akhirnya kita juga harus memperhatikan diri sendiri juga, karena kita harus ingat, ada saat dimana kita harus mencoba untuk bertahan hidup :D

Selangkah demi Selangkah....


Ada yang ngomong gini...
"Udah, santai aja....pelan-pelan, nanti kalau udah waktunya pasti bakal kesampaian..."
Perkataan seperti ini mungkin bukan sesuatu yang baru bagi kita, untuk kita ucapkan atau kita dengar

Tapi, apa kita bener-bener ngerti apa arti yang maksudnya kalimat ini dengan baik?
apa kita bisa benar-benar bisa mempraktekannya?
Apa bener kita bisa melakukan itu?
Menunggu?

Aku baru ngrasain itu, sekarang, ketika menunggu bukan hanya menjadi hal yang kamu lakukan
ketika sabar bukan menjadi titik kamu buat "menyerah"
Ketika sabar menjadi titik untuk kamu "PASRAH"
Aku baru sadar, bahwa kalimat yang ada di atas sana...membutuhkan begitu banyak usah dan pikiran untuk dilakukan

Dan sekarang aku mengerti, bahwa setiap hal kecil yang terjadi pada kita akan berdampak besar pada kita
kalau kita mau berusaha untuk menghitungnya dan mengukur semuanya...
setiap hal kecil yang telah kita lakukan....

Percayalah, Tuhan itu tak pernah tidur, Ia selalu ada mendengar dan melihat kita, dan Ia
akan mengapresiasi hambanya yang mau berusaha walau langkah yang kita lakukan bukanlah langkah yang besar

Dan ketika kita sudah mengerti, bahwa ternyata sabar atau menunggu bukan hanya tentang diam, tapi juga berusaha, melakukan hal yang kecil, yang mungkin tak terlihat oleh kita...

Tambahkanlah "IKHLAS" dalam menu menunggu hari ini...
dan percayalah, Selangkah demi Selangkah itu akan menjadi nyata untukmu...:D 

Jumat, 07 Februari 2014

Apa "Memberi" itu cukup?

Hari ini apa yang kamu tahu?

hari ini aku tahu, kalau yang namanya memberi itu nggak cukup ada hal lain yang harus kamu tambah saat melakukan hal itu yaitu, senyum, ramah, sama muka bahagia yang legowo...
itu baru namanya "Memberi"

Sadar atau tidak itulah adanya jangan berpikir memberi dengan muka ditekuk, tanpa senyum
akan membuat orang yang kamu beri jadi bahagia
hal seperti itu malah akan membuat banyak pikiran, masalah, bahkan bisa membuat musuh kamu
bertambah....

jadi sekarang biasakan untuk bersikap ramah dan selalu tersenyum saat memberi 

Kamis, 06 Februari 2014

Pasrah dan Menyerah itu Beda

Kalian tahu, pasrah dan menyerah adalah sesuatu yang berbeda

menyerah adalah ketika kamu memilih untuk berhenti sepenuhnya dan memilih untuk mengalihkan perhatian
dan pandangan kamu dari hal itu 
ketika kamu menyerah berarti kamu memutuskan bahwa tak ada yang terselesaikan 
kamu tidak peduli apakah hal itu telah menghabiskan banyak usaha dan pikiran kamu
kamu hanya ingin tidak peduli lagi, dan berhenti memikirkan ada cara yang bisa digunakan
untuk mnyelesaikan masalah itu

Hal ini berbeda dengan pasrah, pasrah adalah ketika kamu sudah melakukan semua usaha yang kamu bisa
dari fisik, pikiran, kamu sudah menggunakan keduanya dengan penuh usaha tanpa henti
namun ada saat dimana apa yang akan terjadi tidak berada di tangan kamu, dan saat itulah kamu tahu 
hanya bisa menyerahkan dan menyandarkan harapan kamu pada yang Maha Kuasa
namun perlu diingat, pasrah menggunakan semua tenaga dan pikiran kamu sampai titik habis 
bukan memilih untuk berhenti dan memalingkan muka kamu

itulah kenapa, menyerah dan pasrah beda, kamu boleh pasrah tapi jangan berpikir untuk menyerah, usahakan semuanya jika memang masih bisa diusahain...

tapi pasrah sendiri ada aturannya yaitu "Berusahalah sampai tak ada yang bisa kamu lakuin dari berbagai sisi" saat kamu, nemu hal seperti ini, saat itulah kamu pasrah, tapi bukan menyerah ya ...:D